Kamis, 10 November 2011

Artikel Bahasa Pemrograman

1)Bahasa pemrograman tingkat tinggi
Bahasa pemrograman tingkat tinggi adalah sebuah bahasa pemrograman yang jika dibandingkan dengan bahasa pemrograman tingkat rendah memiliki sifat lebih mudah digunakan, lebih portabel (mudah diadaptasikan) antar-platform, dan lebih abstrak. Bahasa-bahasa semacam ini sering melakukan abstraksi terhadap beberapa operasi CPU, seperti halnya pengaksesan memori.
Fitur-fitur Bahasa pemrograman tingkat tinggi
Istilah "bahasa pemrograman tingkat tinggi" tidak serta merta menjadikan bahasa tersebut lebih baik dibandingkan dengan bahasa pemrograman tingkat rendah. Akan tetapi, maksud dari "tingkat tinggi" di sini merujuk kepada abstraksi yang lebih tinggi dibandingkan dengan bahasa tingkat rendah terhadap bahasa mesin. Dibandingkan dengan harus berurusan dengan register, alamat memori dan stack-stack panggilan, bahasa pemrograman tingkat tinggi akan berurusan dengan variabel, larik, dan ekspresi aritmetika atau aljabar Boolean. Selain itu, tidak seperti bahasa rakitan, bahasa tingkat tinggi tidak memiliki opcode atau kode operasi yang dapat secara langsung menjadikan bahasa tersebut menjadi kode mesin. Fitur lainnya seperti rutin-rutin penanganan string, fitur pemrograman berorientasi objek, input/output terhadap berkas juga terdapat di dalam jenis bahasa ini.
Secara umum, bahasa tingkat tinggi akan membuat pemrograman komputer yang kompleks menjadi lebih sederhana, sementara bahasa tingkat rendah cenderung untuk membuat kode yang lebih efisien. Dalam sebuah bahasa tingkat tinggi, elemen-elemen kompleks dapat dipecah ke dalam beberapa elemen yang lebih sederhana, meski masih dapat dianggap kompleks, di mana bahasa tersebut menyediakan abstraksi. Karena alasan ini, kode-kode yang harus berjalan dengan efisien dapat ditulis dalam bahasa pemrograman tingkat rendah, sementara bahasa tingkat tinggi digunakan untuk mempermudah pemrograman.
Akan tetapi, dengan bertambah rumitnya arsitektur mikroprosesor modern, kompilator-kompilator bahasa pemrograman tingkat tinggi dapat membuat kode yang lebih efisien dibandingkan dengan para programmer bahasa pemrograman tingkat rendah yang melakukannya secara manual.
Perlu dicatat bahwa istilah "tingkat tinggi" dan "tingkat rendah" adalah relatif. Pada awalnya, bahasa rakitan dianggap sebagai bahasa tingkat rendah, sementara COBOL, C, dan lain-lainnya dianggap sebagai bahasa tingkat tinggi, mengingat mereka mengizinkan abstraksi terhadap fungsi, variabel, dan evaluasi ekspresi. Akan tetapi, banyak programmer saat ini mungkin menganggap bahasa C sebagai bahasa pemrograman tingkat rendah, mengingat bahasa pemrograman tersebut mengizinkan akses memori secara langsung dengan menggunakan alamatnya, dan juga dapat menggunakan beberapa direktif bahasa rakitan.

http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_pemrograman_tingkat_tinggi

2)CONTOH BAHASA PEMROGRAMAN KOMPUTER

C++
C++ adalah salah satu bahasa pemrograman komputer. Dibuat pada tahun 1980-an oleh Bell Labs (Bjarne Stroustrup) sebagai pengembangan dari Bahasa pemrograman C. Salah satu perbedaan yang paling mendasar dengan bahasa C adalah dukungan terhadap konsep pemrograman berorientasi objek (Object Oriented Programming).


Program C++ pertama
Contoh program sederhana C++ untuk hello world dengan menggunakan Pustaka Dasar C++ dapat dilihat di bawah ini:
#include // provides std::cout

int main()
{
std::cout << "Hello, world!\n";
return 0;
}
Kata yang dipesan
Kelompok pertama
C++ mempunyai 32 buah kata yang dipesan (reserved words). Kata kunci kelompok pertama merupakan turunan dari bahasa C, di antaranya:
auto
const
double
float
int
short
struct
unsigned
break
continue
else
for
long
signed
switch
void
case
default
enum
goto
register
sizeof
typedef
volatile
char
do
extern
if
return
static
union
while
Kelompok kedua
Kata yang dipesan kelompok kedua berjumlah 30. Kata-kata ini adalah baru dan hanya ada di bahasa C++.
asm
dynamic_cast
namespace
reinterpret_cast
try
bool
explicit
new
static_cast
typeid
catch
false
operator
template
typename
class
friend
private
this
using
const_cast
inline
public
throw
virtual
delete
mutable
protected
true
wchar_t
Kata-kata yang dipesan tersebut di atas tidak boleh dipakai sebagai nama variable, class, enum, macro, dan struct.
Tipe data dasar
Untuk menyimpan suatu variabel diperlukan tempat khusus di dalam memori komputer. Besar dan tipe dari variabel-variabel di dalam standar program C++ dispesifikasikan sebagai berikut.
Nama
Keterangan
Ukuran
Jangkauan
char
Abjad/karakter atau untuk bilangan bulat kecil
1 byte
signed: -128 to 127
unsigned: 0 to 255
short int (short)
Bilangan bulat dengan jangkauan pendek
2 byte
signed: -32768 to 32767
unsigned: 0 to 65535
int
Bilangan bulat
4 byte
signed: -2147483648 to 2147483647
unsigned: 0 to 4294967295
long int (long)
Integer dengan jangkauan panjang
4 byte
signed: -2147483648 to 2147483647
unsigned: 0 to 4294967295
bool
Boolean, dapat bernilai benar atau salah (true or false)
i byte
true or false
float
Angka dengan titik mengambang (bilangan cacah)
4 byte
3.4e +/- 38 (7 digit)
double
Bilangan cacah dengan ketelitian ganda
8 byte
1.7e +/- 308 (15 digits)
long double
Bilangan cacah dengan ketelitian ganda panjang
8 byte
1.7e +/- 308 (15 digits)
wchar_t
Karakter lebar, biasa dipakai untuk Unicode karakter
2 byte
1 karakter lebar
Daftar C++ compiler
Untuk mengubah kode-kode C++ program menjadi suatu program aplikasi yang dimengerti oleh sistem operasi dan komputer, diperlukan sebuah kompilator C++. Berikut ini adalah beberapa kompilator C++ yang dapat digunakan secara gratis.
Microsoft Visual C++ 2005 Express
Turbo C++ Explorer
Apple Xcode for Mac OS X
Open Source Watcom / OpenWatcom C/C++ Compiler
Digital Mars C/C++ Compiler (Symantec C++ Replacement)
Bloodshed Dev-C++ C++ Compiler
Free Microsoft .NET Framework Software Development Kit (SDK) / Free Microsoft Visual C++ Compiler
Intel C++ Compiler for Linux Non-Commercial Version
Sun Studio Compilers and Tools
Open64 Compiler Tools
Apple's Macintosh Programmer's Workshop (C and C++ compilers)
TenDRA C/C++ Compiler
GNU C/C++ Compiler
Ch Embeddable C/C++ Interpreter (Standard Edition)
DJGPP C and C++ Compilers
CINT C and C++ Interpreter
SDCC C Cross-compiler
Cygwin Project (C & C++ Compilers)
SDCC C Cross-compiler
Code::Blocks
Pranala luar
Homepage Bjarne Stroustrup
C++ Users Journal
Standard Template Library
ISO Standard
Andrei Alexandrescu
Code guru, C++ resource
C++ basic tutorial

http://id.wikipedia.org/wiki/C%2B%2B

3)CARA MEMBUAT PROGRAM


[19/2/2008] VIRUS TATI: CARA LAIN MEMBUAT VIRUS

Penyebaran virus kian hari makin menggila. Tidak mengherankan, karena banyak cara yang dilakukan untuk menciptakan virus. Tidak mesti jago-jago amat, hanya dengan sedikit usaha, virus bisa tercipta. Arief Prabowo
COBALAH LIHAT KONDISI SAAT INI, source code virus siap saji ataupun tutorial membuat virus pun bisa Anda dapatkan gratis dari Internet. Atau ingin lebih mudah lagi bisa menggunakan program Virus Generator yang bisa membuat virus dengan instan menggunakan template aksi-aksi virus yang sudah disediakan, bukannya tidak mungkin, kini orang awam dengan pengetahuan minim sekalipun bisa membuat virus dengan mudah. Tentu tidak heran kalau populasi virus kian hari kian meningkat.

Dan lagi jika Anda berjalan-jalan ke mall, cobalah Anda lihat, buku-buku yang mengajarkan cara membuat antivirus, sudah bertebaran di mana-mana. Namun perlu Anda perhatikan juga, karena biasanya selain mengajarkan cara membasmi virus, buku tersebut juga sekaligus mengajarkan Anda cara-cara membuat virus, ibarat pedang bermata dua.

AutoHotKey

Untuk berbuat kejahatan memang selalu ada jalan. Karena saat ini ditemukan virus lokal pertama yang dibuat menggunakan program AutoHotKey. Apakah itu AutoHotKey? Seperti yang dikutip dari situs aslinya (http://www.autohotkey.com), Auto-HotKey merupakan sebuah program automation, hotkeys, dan scripting yang dibuat menggunakan bahasa C++, ia bersifat open source dan diperuntukan bagi operating system berbasis Windows. Dengan menggunakan program ini kita dapat mengotomatisasi setiap perkerjaan yang sering kita lakukan sehari-hari. Berbagai hal dapat dilakukan dengan menggunakan program ini, mulai dari otomatisasi penekanan tombol keyboard, pergerakan atau penekanan tombol mouse, atau bahkan menggunakan script untuk memperintahkan AutoHot- Key mengerjakan suatu perintah. Saat membuat suatu project menggunakan AutoHotKey, file yang dihasilkan akan memiliki extension .ahk. Dan bersamaan dengan paket program AutoHotKey tersebut, tersedia juga program yang dinamakan Ahk2Exe yang dapat mengonversi . file project (.ahk) ke dalam executable. Artinya, script yang telah dibuat tadi nantinya bisa dijalankan secara langsung di computer manapun, tanpa harus terinstal program AutoHotKey.

Virus Hasil AutoHotKey

Semua kemudahan yang telah dipaparkan di atas sepertinya telah dimanfaatkan dan disalahgunakan oleh pembuat virus.  Buktinya kini ada satu virus lokal yang menggunakan cara tersebut memanfaatkan program AutoHotKey. Dikenal dengan nama Virus Tati, begitulah PC Media Antivirus mengenalnya. Saat tulisan ini dibuat, belum banyak antivirus yang dapat mengenali virus ini. Dan satu pertanyaan yang membuat kami penasaran adalah, “Bagaimana virus ini bisa menyebar dengan cepat dan luas?”. Sebab perlu Anda ketahui, si Tati ini menempati urutan pertama virus yang banyak dikirimkan oleh pembaca selama satu bulan terakhir ini.

Membongkar si Tati

Virus yang ini icon-nya berpenampilan mirip dengan icon folder standar bawaan Windows ini, memiliki ukuran sebesar 202.263 bytes, dalam keadaan terkompresi menggunakan UPX. Memang, script yang telah dikonversi dari file.ahk ke .exe menggunakan program Ahk2Exe bawaan AutoHotKey, secara otomatis akan di-compress menggunakan UPX. Program ini pun memiliki . tur untuk memberikan password pada file executable yang maksudnya agar tidak bisa di-decompile kembali menjadi .ahk, sepertinya ini yang akan dilakukan oleh si pembuat virus Tati, karena tentunya dia tidak ingin virusnya dapat dengan mudah untuk dianalisis. Pada situsnya, ada sebuah program dengan nama Exe2Ahk. Dari namanya sudah bisa diterka, program ini untuk mendecompile file script AutoHotKey yang sudah menjadi executable (.exe) agar kembali menjadi script (.ahk). Setelah dicoba, ternyata benar, program ini meminta password dari executable virus tersebut. Namun dengan meng-crack-nya, kami dapat dengan mudah mengetahui password-nya dan script asli virus tersebut pun dapat terlihat. Dan, dengan hanya mempelajari script yang ada, sangat memudahkan bagi kami untuk mengetahui apa yang diperbuat oleh virus tersebut.

Tati di Memory

Pada saat kali pertama virus ini menginfeksi, ia akan membuat file induk pada direktori Windows dengan nama Tati.exe, selanjutnya ia akan langsung memanggil . le tersebut, sehingga di memory akan ada process virus dengan nama Tati.exe. Selain itu file Tati.exe akan ada juga pada direktori StartUp, default-nya biasanya terletak di C:\Documents and Settings\%username%\Start Menu\Programs\Startup, atau Anda dapat melihatnya juga pada StartUp di Start Menu. Untuk selanjutnya virus akan aktif otomatis saat memulai Windows.

Sedikit Modifikasi Registry

Tidak seperti virus lainnya yang senang sekali mengutak-atik registry dan atau memberikan restriction di segala penjuru Windows, virus ini cukup cuek karena ia hanya memodi. Kasi dua item registry yang menyangkut masalah Windows Explorer atau Folder Options, yakni mengisikan nilai 0 pada HKEY_CURRENT_ USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\ShowSuperHidden agar Windows Explorer tidak menampilkan . le dengan attribut hidden dan system. Dan mengisikan nilai 1 pada HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\ Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\HideFile-Ext, yang maksudnya adalah memerintahkan Windows Explorer untuk menyembunyikan extension dari setiap file.

Memantau Harddisk

Seperti yang tertulis pada rutin CekHardDisk di script yang telah berhasil dibongkar, saat virus ini aktif di memory, timer yang ada pada virus ini akan memeriksa setiap . xed drive atau hard disk pada komputer terinfeksi dalam periode waktu 600.000 milliseconds atau sama dengan 10 menit. Rutin ini nantinya akan membuat tiga file pada drive tersebut dengan nama autorun.inf dengan attribut hidden dan system, tati.exe, dan tati.my.love.txt. File autorun.inf merupakan . le bantuan agar virus ini dapat aktif otomatis pada saat user mengakses drive tersebut. File tati. exe merupakan file induk virus. Dan terakhir file tati.my.love.txt merupakan file teks yang berisi pesan dari si pembuat virus.

Menjadi .SCR

Drive . ash disk juga tidak luput dari jangkauannya, dia akan membuat tiga file seperti di atas. Dan ia juga akan membuat file virus dengan nama yang menyerupai nama folder yang ada, dengan extension .scr atau dikenal dengan Screen Saver. Sebaiknya ubah View dari Windows Explorer Anda menjadi Details agar dapat dengan mudah membedakan Antara folder asli dan virus Tati. Cukup dengan melihat kolom Type, jika folder asli maka Type nya berupa File Folder. Dan lebih baik, Anda nonaktifkan opsi “Hide extensions for known file types” dan “Hide protected operating system files” pada Folder Options dengan menghapus centangannya (_).

Tuntaskan dengan PCMAV

Memang trik social engineering lama dengan menyerupai icon folder dan membuat tiruan dari nama–nama folder yang ada masih menjadi favorit para pembuat virus. Dan cukup aneh, karena virus Tati ini termasuk yang sangat sederhana dan jika dibandingkan dengan virus–virus lokal lainnya di luar sana, ia sangat kalem, tidak terlalu aneh–aneh, namun terbukti tingkat penyebarannya tinggi. Dan lagi, seperti yang telah dikatakan di awal, saat tulisan ini dibuat, dari sekian banyak hanya satu dua antivirus saja yang sudah mengenali virus ini, dan heuristic dari setiap antivirus tersebut pun tidak menunjukkan keanehan apa–apa. Jadi, ia makin leluasa menyebar ke mana–mana. Maka dari itu, hentikan penyebarannya dan gunakan PC Media Antivirus RC24 yang telah disempurnakan ini untuk dapat membasmi virus ini.

Sumber : http://manttapp.blogspot.com/2009/12/artikel-bahasa-pemrograman.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar